Jakarta, 22 Juni 2010 - Bank ICB Bumiputera melakukan Penawaran Umum Terbatas II dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HEMTD) kepada para pemegang saham perseroan dengan cara menerbitkan Mandatory Convertible Bonds atau Obligasi Wajib Konversi (OWK). Obligasi Wajib Konversi Bank ICB Bumiputera tahun 2010 ini ditawarkan dengan jumlah pokok sebesar Rp150.000.000.000,- (seratus lima puluh miliar rupiah) berjangka waktu 5 tahun. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank ICB Bumiputera yang berlangsung di Financial Club, Jakarta, 22 Juni 2010 telah menyetujui Perseroan menerbitkan Obligasi Wajib Konversi tersebut.
Dalam keterangan persnya, Sridhar Natarajan, Presiden Direktur Bank ICB Bumiputera, mengatakan bahwa hasil penerbitan OWK ini setelah dikurangi biaya emisi, seluruhnya akan digunakan oleh perseroan guna mendukung ekspansi kredit dan membiayai aktiva produktif lainnya. OWK menawarkan tingkat bunga tetap sebesar 8% per tahun untuk semester pertama dan bunga mengambang untuk semester kedua sampai semester kesepuluh yang besarnya ditentukan berdasarkan tingkat bunga Sertifikat Bank Indonesia 3 bulan ditambah premi 1% per tahun atau sebesar 8% per tahun (mana yang lebih tinggi diantara keduanya).
Lebih lanjut Sridhar menjelaskan bahwa setiap pemegang 10 saham Perseroan berhak atas 3 HMETD dimana setiap 1 HMETD berhak untuk membeli 1 unit OWK dengan harga penawaran Rp100. Sridhar optimis OWK ini akan diserap oleh para pemegang saham, dimana ICB Financial Group Holdings AG selaku pemegang saham mayoritas, siap bertindak sebagai pembeli siaga.
Pada akhir tahun 2009, harga saham Bank ICB Bumiputera tercatat sebesar Rp120 atau merupakan angka tertinggi di tahun 2009. Total Shareholder Return meningkat 94% pada tahun 2009 sejalan dengan menguatnya harga saham Bank ICB Bumiputera di akhir tahun 2009
Diharapkan dengan menerbitkan OWK ini, CAR Bank ICB Bumiputera hingga akhir tahun 2010 diproyeksikan menjadi 12,15%
Total Aset Bank ICB Bumiputera pada triwulan pertama tahun 2010 Rp. 7,194 trilyun, dengan profit Rp. 11,5 milyar, NPL netto 3,55% dan CAR 11,22 %. Jumlah cabang sebanyak 93 dan ATM sejumlah 69 dan tergabung di jaringan ATM Bersama. Kantor Cabang tersebar di kota-kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Batam, Jambi, Pekanbaru, Denpasar, Makassar, Balikpapan, Samarinda dan Tarakan. Rencana pembukaan cabang baru yang segera akan dibuka adalah di Palembang dan Pontianak.
Informasi lebih lanjut, hubungi :
Cut Saskia Amitra, VP
Corporate Secretary
PT Bank ICB Bumiputera, Tbk.
Menara ICB Bumiputera Lt.4
Jl. Probolinggo No.18
Jakarta 12910
Telp : 021 – 3919898 ext 4200